Postingan

Satu Pelukan yang Tak Pernah Hilang

  Mini Novel Kisah Rumah Tangga Edy & Ade * Perkenalan yang Tak Direncanakan Di sebuah kota kecil, saat dunia sedang sibuk memakai masker dan menjaga jarak, dua hati justru dipertemukan oleh takdir lewat tangan seorang tukang pangkas bernama Budi. “Kenalin, Ed. Ini temen kerja istri aku,” kata Budi sambil tersenyum. Namanya Ade. Usianya lebih matang, lebih dewasa. Tapi senyumnya… menenangkan. Saat semua orang takut keluar rumah karena COVID-19, Edy dan Ade justru memberanikan diri untuk melangkah bersama ke pelaminan. Di usia 27 dan 30, mereka menikah. Tanpa pesta mewah. Hanya doa yang mengudara dalam sunyi. * Ujian dari Langit Belum genap setahun menikah, badai datang. Edy divonis penyakit kronis yang menurut dokter tidak bisa disembuhkan. Dunia rasanya runtuh. Lalu datang tekanan dari keluarga istri:  “Ceraikan saja dia… hidupmu masih panjang.” Tapi Ade hanya menatap Edy dengan mata berkaca 😢  “Aku menikah bukan hanya untuk hari senang. Tapi untuk semua musim. Ter...

Sepiring Harapan di Tengah Hidup yang Hambar

 Cerita tentang Edy, lelaki dari Tebing Tinggi yang masih memeluk impiannya Edy lahir di sebuah kota kecil bernama Tebing Tinggi, tahun 1993. Di kota sederhana itu, ia tumbuh dalam pelukan cinta dua manusia yang tak pernah menyerah, ayah dan ibunya. Mereka mungkin tidak punya rumah besar, tapi cinta mereka cukup luas untuk membuat Edy merasa seolah hidup di istana. Masa kecilnya penuh tawa, nasi bungkus yang dibagi tiga, dan pelukan hangat tiap malam. Dunia begitu baik… sampai suatu hari, Edy mulai mengerti bahwa hidup tidak selamanya adil untuk orang baik. Ia menyaksikan ayahnya laki-laki kuat yang selama ini jadi panutan diteror dan dibenci oleh orang-orang. Bukan karena kesalahan, tapi karena ia menjalankan pekerjaan dengan profesional, meski itu membuatnya tak disukai. Dari situ, Edy belajar kadang kejujuran bisa membuatmu sendiri, tapi bukan berarti kamu harus berhenti jadi baik. Tahun-tahun berlalu. Hidup tak selalu cerah, tapi Edy tetap berjalan. Di antara semua luka dan rin...